GELAR BUDAYA DAN EXPO UMKM KECAMATAN TUNTANG TAHUN 2025

Gelar Budaya dan Expo UMKM Kecamatan Tuntang Tahun 2025: Semangat Kebangkitan UMKM dan Pelestarian Budaya Lokal



Tuntang, Kab. Semarang – Semangat kebersamaan dan optimisme membara di Lapangan Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, pada Minggu, 21 September 2025. Ribuan masyarakat tumpah ruah dalam acara Gelar Budaya dan Expo UMKM Kecamatan Tuntang Tahun 2025 yang sukses digelar, menandai Hari Jadi Kecamatan Tuntang yang ke-148 sekaligus menjadi puncak kolaborasi apik antara Pemerintah Kecamatan Tuntang dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini diawali dengan antusiasme yang luar biasa. Sekitar 1.000 peserta memadati lapangan untuk mengikuti senam bersama dan jalan sehat, memancarkan energi positif di pagi hari yang cerah. Pembukaan acara secara resmi kemudian dipandu oleh MC, dilanjutkan dengan lantunan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang khidmat serta doa bersama untuk kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.



Kolaborasi Kuat untuk Kemajuan Lokal

Rektor UPGRIS, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kecamatan Tuntang atas kerja sama yang terjalin dalam menyelenggarakan acara berskala besar ini. "Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari pemerintah kecamatan Tuntang. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan daerah," ujarnya. Beliau juga mewakili mahasiswa KKN dan institusi, memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin terjadi selama proses persiapan dan pelaksanaan KKN, serta memohon arahan dari semua pihak agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal.

Selain masyarakat umum, Daftar Hadir pula beberapa Tamu Undangan antara lain, Anggota DPRD Kabupaten Semarang di wilayah Kecamatan Tuntang, Camat Tuntang beserta pegawai Kecamatan Tuntang, Rektor dan Dosen UPGRIS, Mahasiswa KKN UPGRIS, Kepala Desa beserta istri, Kepala UPT/Dinas Instansi Kecamatan Tuntang, Tokoh agama dan tokoh masyarakat



Suasana semakin hangat ketika Camat Tuntang, Bapak Aris Setyawan, S.STP, M.M., memberikan sambutan dan pengarahan. Dalam pidatonya, Camat Aris menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh hadirin, baik dari perwakilan desa maupun berbagai pihak lainnya yang telah hadir. "Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini," kata Camat Aris.

Beliau menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian integral dari peringatan Hari Jadi Kecamatan Tuntang yang ke-148, dan kebetulan bertepatan dengan kegiatan KKN UPGRIS di kecamatan Tuntang. Hal ini menjadikan acara ini sebagai wujud nyata kerja sama yang harmonis. Dengan mengusung tema "Tuntang Cemerlang, UMKM Unggul Mendukung Ketahanan Pangan", Camat Aris berharap UMKM di Kecamatan Tuntang dapat bangkit, sukses dalam mensejahterakan masyarakat, serta seni budayanya semakin maju dan berkualitas.


"Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohiim, acara Expo UMKM dan Gelar Budaya Kecamatan Tuntang Tahun 2025 ini secara resmi saya nyatakan dibuka," ujar Camat Aris, yang juga mewakili Bupati Semarang, disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Pesona Budaya dan Dorongan Ekonomi Kreatif


Setelah seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan puncak kemeriahan yaitu penampilan seni budaya yang memukau, diselingi dengan pengundian doorprize yang menambah keseruan. Panggung utama menjadi saksi bisu keindahan ragam seni dan budaya lokal, menampilkan bakat-bakat dari berbagai sanggar dan kelompok kesenian di Tuntang. Urutan penampilan meliputi:

·         Sanggar Kusuma Melati Desa Delik

·         Sanggar Melati Ronce Dusun Petet Desa Tuntang

·         Pimpinan Turonggo Budaya Putra Desa Kesongo

·         Pimpinan Rayon Warok Desa Kesongo

·         Pimpinan Asri Budaya Dusun Gudang Lopait

·         Lembaga Kesenian Kecamatan Tuntang


Setiap penampilan berhasil memukau penonton, mulai dari tarian tradisional yang anggun, atraksi seni barongsai yang enerjik, hingga alunan musik daerah yang khas. Gelar budaya ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian warisan leluhur, tetapi juga wadah bagi seniman lokal untuk menunjukkan kreativitas dan eksistensinya.

Sementara itu, di area expo, berbagai produk UMKM unggulan Kecamatan Tuntang dipamerkan. Mulai dari kerajinan tangan, olahan makanan dan minuman khas, hingga produk pertanian lokal, semuanya menarik perhatian pengunjung. Expo ini menjadi bukti nyata potensi ekonomi kreatif di Tuntang, sekaligus menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.


Acara berlangsung meriah hingga sore hari, tepatnya pukul 17.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan keberlanjutan bagi kemajuan Kecamatan Tuntang di masa mendatang. Gelar Budaya dan Expo UMKM Tahun 2025 ini tidak hanya menjadi perayaan Hari Jadi, tetapi juga sebuah momentum penting untuk memperkuat identitas budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan membangun sinergi antarberbagai elemen masyarakat di Kecamatan Tuntang.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WISUDHA PERMADANI TUNTANG GETASAN

PELANTIKAN PENGURUS BADKO KECAMATAN SE KABUPATEN SEMARANG

WAKIL BUPATI SEMARANG HADIRI MUSCAM BADKO LPQ BANYUBIRU