PEMKAB SEMARANG KICK-OFF MUSRENBANGCAM 2027: FOKUS STRATEGIS KAWASAN ‘BOKOR’ DAN KETERTIBAN USULAN SIPD
PEMKAB SEMARANG KICK-OFF
MUSRENBANGCAM 2027:
FOKUS STRATEGIS KAWASAN ‘BOKOR’ DAN KETERTIBAN USULAN SIPD
Acara strategis ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan dihadiri oleh Wakil Bupati Semarang, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Camat Bringin, Pujiyanto, S.E., M.M., yang hadir mewakili Camat Bringin bersama para Camat dan delegasi kecamatan se-Kabupaten Semarang.
Disiplin Input SIPD dan Pembatasan Usulan
Kepala Bapperida Kabupaten Semarang dalam laporan penyelenggaraannya menekankan pentingnya kepatuhan terhadap lini masa perencanaan sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Seluruh kecamatan diinstruksikan untuk merampungkan Musrenbangcam paling lambat pada minggu kedua Februari 2026.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa Pemerintah Desa
diwajibkan untuk menuntaskan input usulan melalui aplikasi SIPD maksimal pada
31 Januari 2026. Untuk menjaga kualitas dan fokus pembangunan, jumlah usulan
dibatasi maksimal 8 usulan per desa/kelurahan (maksimal 2 usulan per bidang).
Kepala Bapperida juga mengingatkan agar Musrenbang di tingkat kecamatan
diselenggarakan secara sederhana namun tetap efektif.
Wakil Bupati Semarang, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Semarang, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja pembangunan daerah yang terus menunjukkan tren positif. Dalam arahannya, ia memaparkan visi dan misi Kabupaten Semarang yang menjadi fondasi penyusunan RKPD 2027, serta memberikan gambaran umum mengenai tantangan ekonomi makro yang harus dihadapi.
"Perencanaan tahun 2027 harus mampu mengoptimalkan sektor-sektor unggulan daerah agar dampak pembangunannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas," tegas Wakil Bupati saat membuka secara resmi masa Musrenbangcam.
Prioritas Pariwisata Kawasan "BOKOR"
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang memberikan penekanan khusus terkait sinkronisasi antara Rencana Kerja (Renja) OPD dengan usulan dari tingkat bawah. Sekda meminta para Camat memastikan usulan yang masuk sejalan dengan prioritas daerah.
Salah satu poin utama yang ditekankan Sekda adalah fokus pembangunan pada kawasan strategis pariwisata yang dikenal dengan sebutan "BOKOR" (Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening). Kawasan ini diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi utama Kabupaten Semarang melalui penguatan infrastruktur penunjang dan pengembangan destinasi wisata yang terintegrasi.
Kegiatan berakhir pada pukul 15.30 WIB dengan pesan kuat agar seluruh jajaran kecamatan dan desa segera melakukan langkah-langkah percepatan sesuai dengan arahan teknis dan batas waktu yang telah ditentukan demi terciptanya dokumen perencanaan yang akurat dan tepat sasaran.


Komentar
Posting Komentar