TARKHIM MWC NU BRINGIN DI DESA REMBES
Pererat Ukhuwah, MWC NU Bringin Gelar Tarhim di Desa Rembes: Diwarnai Santunan Yatim hingga Imbauan Kamtibmas
BRINGIN, KAB. SEMARANG — Menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bringin bersinergi dengan jajaran Forkompincam sukses menggelar agenda rutin Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim). Pada putaran kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Jami' Dusun Krajan, Desa Rembes, pada hari Jumat (27/2/2026) mulai pukul 17.00 hingga pukul 22.00 WIB.
Rangkaian acara yang dimulai sejak jelang waktu berbuka puasa ini dihadiri oleh berbagai elemen penting. Berdasarkan daftar undangan, tampak hadir jajaran Forkompincam (Camat, Kapolsek, dan Danramil), Kepala Dinas/Instansi terkait, Pengurus MWC dan Ranting NU se-Kecamatan Bringin, para Kepala Desa, serta Ketua Takmir Masjid setempat. Turut memadati area masjid adalah para pengurus Lembaga dan Badan Otonom (Banom) NU, meliputi Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, LBM NU, hingga LP-Ma'arif NU se-Kecamatan Bringin.
Setelah pelaksanaan buka puasa bersama, salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah, acara seremonial pun dimulai. Suasana nasionalisme berbalut religiusitas sangat terasa ketika seluruh hadirin berdiri khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan gelora semangat mars Yalal Waton (Syubbanul Wathon), dan dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang menyejukkan hati.
Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Rembes, Pujiyanto, S.E, M.M menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dipilihnya Desa Rembes sebagai lokasi Tarhim.
Sementara itu, Camat Bringin, Bapak Masyhudi, S.H., memanfaatkan momen silaturahmi tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Beliau menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah agar ibadah puasa dapat berjalan dengan khusyuk.
"Bulan puasa adalah bulan mulia, mari kita jaga kerukunan antarwarga. Kami dari Forkompincam dengan tegas melarang keras penggunaan dan permainan petasan, serta aksi 'perang sarung' yang kerap dilakukan anak-anak muda menjelang sahur. Mari bersama-sama kita pantau dan arahkan anak-anak kita pada kegiatan yang lebih bermanfaat," tegas Masyhudi.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Tandfidiyah MWC NU Kecamatan Bringin, Bapak Drs. H. Agus Nurachmanto, yang menyampaikan tentang kegiatan-kegiatan MWC selama ini serta support dari pengurus yang luar biasa dibantu oleh para kepala desa dan tak lupa motivasi dan support dari Forkompimcam Bringin
Memasuki puncak acara, ratusan jamaah disuguhi siraman rohani (Mau’idhoh Hasanah) yang disampaikan oleh Rois Syuriah MWC NU Bringin, KH. Muhammad Fatih Muftaroh Al-Hafidz. Dalam tausiyahnya, ulama karismatik ini mengupas tuntas mengenai hikmah dan keutamaan bulan Ramadan.
"Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari, melainkan madrasah spiritual untuk menahan hawa nafsu. Sungguh amat beruntung orang-orang yang mampu melaksanakan ibadah puasa dengan penuh keimanan, karena di dalamnya terdapat banyak manfaat, baik ketenangan jiwa, kesehatan raga, hingga janji ampunan dari Allah SWT," papar KH. Muhammad Fatih.
Rangkaian kegiatan Tarhim yang menggabungkan nilai-nilai ibadah mahdhah, sosial kemasyarakatan, serta kebangsaan ini berjalan dengan sangat lancar dan tertib. Acara akhirnya ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Muhammad Fatih tepat pada pukul 22.00 WIB.




Komentar
Posting Komentar